Kilastimur.com – Makassar — Alumni Seminari St. Petrus Klaver (SPC) Makassar lintas generasi menggelar reuni akbar tahun 2025 di Baruga Kare, Senin (8/9/2025). Mengusung tema “Alumni SPC Berjalan Bersama”, momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tonggak sejarah lahirnya Ikatan Alumni SPC Makassar secara resmi.

Reuni tersebut dihadiri alumni dari berbagai angkatan, 1964–2021, serta tokoh-tokoh Gereja Katolik. Uskup Keuskupan Agung Makassar, Mgr. Fransikus Nipa, dua Uskup Emeritus, Mgr. Johannes Liku Ada’ dan Mgr. Petrus Boddeng Timang, serta Yohanis Bassang, Bupati Toraja Utara periode 2021 -2024, turut hadir memberikan warna khusus dalam acara penuh kebersamaan ini. Kehadiran Rektor SPC Seminari, lima pastor Diosesan Keuskupan Agung Makassar, serta dua pastor dari Serikat Xaverian semakin menambah kekhidmatan acara. Rektor SPC, RD Simon Refliandy menyampaikan bahwa tercatat hampir 3000 almuni sejak berdiri tahun 1951, hanya sekitar 10% yang menlajutkan menjadi iman, dan sisanya 90 % kembali mengabdikan diri menjadi rasul awam
Dalam sambutannya, salah seorang Guru pada tahun 50an Bapak Yan Kedang menegaskan pentingnya persatuan dalam wadah alumni.
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Ikatan alumni ini harus menjadi sarana untuk menyatukan langkah kita ke depan,” ujarnya penuh semangat.
Pada kesempatan yang sama, Matius S. Tandigau, SE, Ak., yang terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni SPC Makassar, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara reuni tersebut dan menerima amanah sekaligus mengajak seluruh alumni untuk menjadikan reuni sebagai ruang refleksi dan kontribusi nyata bagi almamater ke depan.
“Hari ini kita bukan hanya berkumpul membentuk ikatan alumni, tetapi juga merefleksikan betapa besar peran Seminari St. Petrus Klaver dalam membentuk karakter kita. Ada hampir 3.000 alumni SPC yang kini tersebar di berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Itu adalah kekuatan besar yang harus kita sinergikan,” ungkap Matius.
Ia menambahkan bahwa terbentuknya ikatan alumni merupakan panggilan iman dan amanah untuk terus menjaga semangat solidaritas total dan pelayanan kasih dari spiritualitas St. Petrus Claver sebagai pelindung SPC
“Kita hadir untuk melayani, bukan karena kekuatan pribadi, tetapi karena panggilan dan peutusan yang diberikan Tuhan. Kita adalah 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia,” tegasnya.
Penanggung jawab acara dan ketua tim kerja reuni, Bartholomeus Tandiayu, SE, Msi dan Herman Tony, menyampaikan bahwa reuni ini dirancang untuk mempererat persaudaraan, memupuk solidaritas, sekaligus mengenang masa kebersamaan saat menimba ilmu di seminari. Ia berharap kepengurusan alumni yang baru dapat membawa ikatan ini semakin solid ke depan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pastor Albert Arina, salah satu pastor alumni yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Kerawam dan HAK Keuskupan Agung Makassar, atas dukungan yang diberikan bagi terselenggaranya acara ini.
Rangkaian reuni akan berlanjut pada Selasa (9/9/2025) dengan ziarah serta perayaan Hari Seminari St. Petrus Klaver Makassar. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat komunikasi, kebersamaan, dan semangat pelayanan para alumni lintas generasi
Editor : Andhis Hamzah

