Kilastimur.com – Bulukumba – Pasca insiden kebakaran di area parkiran Kantor Bupati Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis sore (9/10/2025), sorotan publik semakin menguat. Kali ini datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba, yang secara tegas menantang Kapolres Bulukumba agar segera mengusut tuntas kasus tersebut.
Kabid PTKP HMI Cabang Bulukumba, Alam Nur, menyampaikan bahwa peristiwa kebakaran ini menimbulkan banyak asumsi liar di tengah masyarakat, terutama terkait dugaan kelalaian penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Gedung Ammatoa yang berada di sekitar lokasi.
“Kami mendesak Kapolres Bulukumba agar tidak hanya fokus pada insiden kebakaran, tetapi juga memeriksa proyek strategis PJT RS Sultan Daeng Raja (Labkesmas) serta rekanan dan konsultan pengawasan proyek Gedung Ammatoa yang diduga kuat memiliki kaitan dengan munculnya percikan api awal,” tegas Alam Nur.
HMI menilai, lemahnya pengawasan dan penerapan K3 di proyek pemerintah patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
“Jika dalam waktu 1×24 jam tidak ada langkah konkret, maka HMI Bulukumba akan turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa, sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kasus ini,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan empat unit mobil, termasuk tiga kendaraan dinas dan satu mobil pribadi di area parkir Kantor Bupati Bulukumba.
LP : Gw

