Kilastimur.com – Bulukumba – Dunia pendidikan di Kabupaten Bulukumba kembali tercoreng.
Seorang kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) di Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu siswanya.
Kepsek berinisial A itu diduga menampar seorang siswa hingga membuat orang tua korban melayangkan laporan resmi.
Kini, kasus tersebut sudah masuk dalam penanganan Polres Bulukumba untuk proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa ini memicu keprihatinan publik. Salah satu aktivis muda Bulukumba, Andis Brow, turut menyayangkan adanya dugaan tindak kekerasan yang justru terjadi di lingkungan sekolah.
“Kekerasan terhadap siswa, apalagi dilakukan oleh tenaga pendidik, tidak bisa ditolerir. Kami minta pihak kepolisian bekerja secara transparan dalam menangani kasus ini,” tegas Andis Brow, Kamis, 4 September 2025.
Tak hanya itu, Andis juga meminta Kemenag Bulukumba untuk melakukan penindakan terhadap oknum kepsek yang diduga arogan tersebut.
“Kami juga meminta Kemenag Bulukumba untuk memberikan sanksi tegas terhadap oknum Kepsek ini. Harusnya di nonaktifkan dulu sampai proses hukumnya selesai”, tutupnya.
LP : Gw

