Kilastimur.com – Makassar– Aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Makassar, Jalan Kartini, Sulawesi Selatan, berujung ricuh pada hari Kamis. Massa yang melakukan aksi demonstrasi bertindak anarkis dengan melempari sejumlah kendaraan milik aparat kepolisian. Kamis (21/08/2025).

Kejadian bermula saat massa berkumpul di depan Pengadilan Makassar untuk menyampaikan aspirasi terkait kasus yang sedang berlangsung. Namun, situasi memanas ketika sejumlah oknum mulai melakukan provokasi dan bertindak anarkis.
Salah satu mobil Binmas Polsek Manggala menjadi sasaran utama lemparan batu, mengakibatkan kerusakan signifikan. Selain itu, dua mobil yang terparkir di area parkir Pengadilan Negeri Makassar juga mengalami kerusakan pada bagian kaca. Tidak hanya itu, sebuah mobil pelayanan SIM yang berada di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, turut menjadi korban lemparan batu dari oknum pengunjuk rasa.
Aparat kepolisian segera bertindak untuk mengendalikan situasi. Tim pengamanan diterjunkan ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan susulan dan menjaga agar situasi tetap kondusif. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sangat menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum pengunjuk rasa. Tindakan ini tidak hanya merugikan материально, tetapi juga mengganggu ketertiban umum,” ujar Kompol Arifin, juru bicara Polrestabes Makassar, saat memberikan keterangan kepada awak media.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan investigasi untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut. “Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum,” tegas Kompol Arifin.
Situasi di sekitar Pengadilan Makassar saat ini berangsur kondusif. Namun, aparat kepolisian tetap bersiaga untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Editor : Andhis Hamzah

