Kilastimur.com – Bulukumba – Gelombang kemarahan warga Bulukumba membuncah di media sosial usai muncul unggahan dari akun H. Andi Gunawan di grup Info Seputar Bulukumba, Rabu (23/10/2025). Ia menyoroti aksi eksploitasi ikan dan pemboman di kawasan perairan Taka Botto pada Selasa (22/10/2025) yang disebut merusak terumbu karang dan mengancam mata pencaharian nelayan setempat.
“Kasihan nelayan, kasihan terumbu karang. Pelaku pemboman orang dari luar. Cabang Dinas selaku pengawas laut hanya nama saja. Rakyat sudah belikan speed boat patroli tapi cuma jadi pajangan di tanggul,” tulis H. Andi Gunawan dengan nada kecewa.
Ia juga menuding tidak ada tindakan nyata dari pihak pengawas laut, meski laporan sudah sering disampaikan. “Katanya nanti ditindak kalau ada laporan, tapi sampai hari ini belum ada juga tindakan. Makan gaji buta saja,” lanjutnya tajam.
Unggahan itu langsung disambar netizen lain, termasuk Andi Saiful yang dengan tegas meminta Bupati Bulukumba untuk mencopot Kepala Dinas Perikanan.
“Kisuruh copotki Kadis Perikanan Bulukumba! Banyak pemboman ikan di luar sana, mungkin salahnya dia,” tegasnya.
Masyarakat menilai lemahnya pengawasan laut dan tidak berfungsinya fasilitas patroli membuat perusakan ekosistem laut Bulukumba semakin parah. Padahal, perairan seperti Taka Botto dikenal kaya biota laut dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak nelayan lokal.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perikanan Bulukumba terkait desakan warga dan dugaan pembiaran tersebut.
LP : Gw

