Kilastimur.com – Takalar — Rencana digelarnya sabung ayam terbesar yang diduga bernuansa perjudian di wilayah Pakatto Kecamatan Bonto Marannu Kab. Gowa atau Kab. Takalar, memicu keresahan di kalangan warga. Kegiatan tersebut dikabarkan akan berlangsung secara terbuka pada akhir pekan ini, Sabtu–Minggu, 12–13 Juli 2025.
Yang membuat warga semakin gusar, muncul dugaan bahwa praktik ini berada di bawah “perlindungan” oknum aparat keamanan. Informasi yang diperoleh dari salah satu sumber menyebutkan, dua oknum berinisial KR yang disebut sebagai anggota TNI, serta AK yang diduga anggota Polri, terlibat sebagai panitia pelaksana kegiatan. Rabu (9 / 7 / 2025)
“Kami sangat khawatir. Kegiatan seperti ini jelas meresahkan, apalagi kabarnya dilindungi oleh oknum aparat. Sebagai warga biasa, kami merasa tidak berdaya,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (10/07/2025), melalui pesan WhatsApp kepada redaksi.
Warga meminta aparat berwenang, baik dari institusi militer maupun kepolisian, untuk turun tangan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat. Mereka khawatir, jika dibiarkan, hal ini tidak hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga mencoreng citra institusi keamanan negara.
“Kami berharap pihak berwenang tidak tinggal diam. Ini bukan hanya soal perjudian, tapi juga soal kepercayaan publik terhadap institusi negara,” tambah warga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait dugaan keterlibatan oknum dalam kegiatan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan oleh pihak media.
Tim : editor

