Kilastimur.com – Bulukumba – Suasana di RSUD H. Andi Sulthan Dg.Raja tampak sedikit berbeda pagi ini. Sejumlah petugas berseragam BPJS Kesehatan bersama tim dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) terlihat meninjau satu per satu unit pelayanan, mulai dari ruang IGD, rawat inap, hingga instalasi laboratorium. Bukan tanpa alasan kunjungan ini merupakan bagian dari proses kredensial ulang (re-credentialing), penilaian resmi untuk memastikan apakah rumah sakit kebanggaan masyarakat Bulukumba ini masih layak menjadi mitra BPJS Kesehatan.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Penunjang Medik Dr. Marwah, M.Tr.Adm.Kes, menjelaskan bahwa kredensial ini adalah momen penting yang menentukan kelanjutan kerja sama RSUD H.Andi Sulthan Dg.Raja dengan BPJS.
“Tim BPJS datang untuk menilai langsung, apakah standar pelayanan kami benar-benar sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan dan standar mutu BPJS. Mereka turun ke lapangan, melihat bagaimana kami melayani pasien setiap hari,” ujar Dr. Marwah saat ditemui di sela-sela kegiatan, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan, pihak rumah sakit menyambut proses tersebut dengan penuh kesiapan dan optimisme. Sebab, tahun sebelumnya RSUD H.Andi Sulthan Dg.Raja berhasil meraih nilai 88 persen dari hasil penilaian BPJS, predikat yang menandakan rumah sakit ini “sangat layak” menjadi mitra jaminan kesehatan nasional.
“Kami berharap hasilnya kembali positif. Sejak 2014, sejak program BPJS lahir, rumah sakit ini tidak pernah putus menjalin kerja sama. Setiap tahun kami melalui proses kredensial dan, Alhamdulillah, selalu dinyatakan layak,” tambahnya.
Lebih jauh, Dr. Marwah mengungkapkan bahwa kerja sama dengan BPJS bukan sekadar urusan administratif, melainkan tanggung jawab sosial terhadap kesehatan masyarakat. Rumah sakit menjadi pusat rujukan utama bagi seluruh Puskesmas di Kabupaten Bulukumba.
“Pasien dari pelosok desa yang tidak bisa ditangani di Puskesmas akan dirujuk ke sini. Jadi kalau kerja sama dengan BPJS terganggu, otomatis pelayanan masyarakat pun terdampak,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bahwa BPJS tidak sembarangan memilih rumah sakit sebagai mitra. Hanya rumah sakit yang memenuhi standar mutu, fasilitas, dan kompetensi pelayanan yang bisa terus bekerja sama.
“BPJS tidak mau asal. Mereka ingin memastikan rumah sakit mitranya punya standar tinggi. Syukurlah, sejauh ini mereka menilai RSUD H.Andi Sulthan Dg.Raja masih memenuhi semua kriteria tersebut,” ungkap Dr. Marwah dengan bangga.
Kegiatan kredensial ini diharapkan tidak hanya memperpanjang kemitraan, tetapi juga menjadi cermin komitmen RSUD H.Andi Sulthan Dg.Raja dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme layanan. Di tengah tantangan sistem kesehatan yang terus berubah, rumah sakit ini bertekad menjaga kepercayaan publik, bahwa pelayanan terbaik tidak hanya soal gedung megah, tapi soal ketulusan melayani tanpa henti.
LP : Gw

